SuaraDuniaNusantara.net — Perkembangan internal PBNU yang memanas setelah ultimatum Syuriyah kepada Yahya Cholil Staquf turut menjadi perhatian jaringan diaspora NU. Untuk meredakan ketegangan, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta seluruh pengurus menjaga ketenangan.
“Tidak boleh terbawa arus berita yang menyesatkan,” ujarnya, Jumat (21/11/2025). Ia menegaskan bahwa penyelesaian organisasi berada di tangan Syuriyah PBNU dan meminta seluruh tingkatan NU menjaga keteduhan.
Sementara itu, kubu Yahya menyiapkan langkah konsolidasi dengan mengumpulkan Ketua PWNU se-Indonesia dalam rapat koordinasi di Surabaya pada Sabtu malam (22/11/2025). Agenda tersebut tercantum dalam surat Nomor 4760/PB.03/A.I.01.44/99/11/2025 yang ditandatangani Amin Said Husni dan Faisal Saimima.
Menurut sumber internal, pertemuan itu menjadi ruang menyamakan sikap antara pusat dan wilayah, terutama setelah ultimatum Syuriyah menciptakan tekanan politik organisasi. Konfirmasi resmi belum diberikan hingga berita ini diterbitkan. (*)
